LIPUTAN KUNINGAN- Suasana briefing di Kantor Penanaman Nasional Madani (PNM) yang terletak di Jalan Raya Cieurih RT 01/01 Dusun Manis Desa Cieurih Kecamatan Cidahu berubah menjadi panik. Hal ini menyusul munculnya biawak berukuran cukup besar.
Awalnya pada briefing yang selalu digelar rutin itu semua serius. Namun, tiba-tiba terdengar suara berisik. Semua yang hadir mengira suara berisik dari kuncing. Namun, karena penasaran, dilihatlah sumber suara itu dan betapa kaget ternyata ada biawa.
Sontak hal ini membuat semua karyawan yang kebanyakan perempuan itu kaget dan langsung meminta pertolonga ke Damkar Kuninan. Inisden ini terjadi pada Jumat (11/7/2025) sore tiba-tiba ada biawak dengan ukuran cukup besar.
- Renungan Isra` Mi’raj
- Gagal Tangkap Pelaku Illegal Logging di Taman Nasional Gunung Ciremai, Petugas Amankan Truk dan Belasan Batang Kayu Â
- (tanpa judul)
- Ini 150 Pejabat Pemkab Kuningan yang Dimutasi, Banyak yang Melesat, Ada juga yang Tenggelam
- Info Bagi Warga Kuningan, Selasa 6 Januari 2025 Aliran Listrik Bakal Padam di Tiga Lokasi
Pihak Damkar sendiri mendapatkan laporan pada 16.38 WIB dari Siti perempuan berusia 22 tahun. Mereka meminta agar biawak dievakuasi karena berbahaya.
Jarak ke Kecamatan Cidahu dari Kecamatan Kuningan sendiri cukup jauh sehingga petugas samapai ke TKP pukul 18.11 WIB dan langsung dilakukan evakuasi. Adapun penanganan selesai pukul 18.21 WIB atau sekitar pukul 10 menit.
Menurut Kepala UPT Damkar Kuningann Andri Arga Kusumah, ukuran biawak yang ditangkap cukup besar yakni bobot 3Kg dan panjang 70. Biawak itu langsung dibawa ke Damkar agar lebih aman.
“Jika tidak diamnakan biawak ini akan semakin besar dan meresahkan warga sekitar,” ujar Andri.
Sementara itu para pegawai PNM sendiri tampak lega begitu biawak berhasil dievakuasi. Mereka mengucapapkan terima kasih kepada pihak Damkar yang sudah membantu dan membuat mereka merasa tenang.(rdk)
