Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si mengunjungi kediaman Ny. IR di Desa Gandasoli, Kecamatan Kramatmulya, Kamis (17/7/2025), usai menyampaikan tanggapan resmi atas kejadian kematian janin yang dialami Ny. IR di RSUD Linggajati.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada keluarga pasien. Kepada suami Ny. IR, Bupati menyampaikan rasa duka mendalam serta memastikan adanya pendampingan medis bagi sang ibu.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Selanjutnya, kami akan menugaskan dokter untuk memantau kesehatan ibu agar bisa pulih seperti sedia kala. Begitu ya, Kang,†ujar Bupati Dian.
- Puluhan Santri Sanlat DKM Al-Ashari Bagikan Ratusan Takjil di Taman Cirendang
- Ini Doa Puasa Hari ke-11 Ramadhan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
- Patroli Ramadhan, Polres Kuningan Kandangi Belasan Kendaraan, Tiga Remaja Bawa Dua Sajam Ikut Diamankan
- Bikin Sumringah, Ratusan Pengendara Diarahkan ke Mapolres Kuningan, Pulangnya Bawa Takjil
- Layanan Mobil Samsat Keliling Kuningan Sabtu 28 Februari 2026 Ada di Tiga Tempat, Salah Satunya Puspa Siliwangi
Dalam dialog dengan keluarga, Bupati mendengarkan langsung keluhan dan penjelasan kronologi kejadian. Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan telah membentuk tim investigasi yang melibatkan unsur medis dan manajerial untuk menelusuri kasus tersebut secara objektif.
“Untuk menjaga netralitas dan independensi Majelis Disiplin Profesi, kami memutuskan menonaktifkan sementara Direktur RSUD Linggajati sampai proses investigasi selesai, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,†tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, RSUD Linggajati telah melaksanakan Audit Maternal Perinatal Internal (AMP) pada 2 Juli 2025. Hasil audit tersebut dibahas bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dan pihak terkait pada 16 Juli 2025.
“Atas kejadian ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Linggajati. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting dalam membenahi layanan publik,†jelas Bupati Dian.
