KUNINGAN- Petugas BPBD Kuningan dan Damkar Kuningan pada Minggu (22/6/2025) shubuh sekitar pukul 04.45 WIB melakukan evakuasi seorang perempuan bernama Beti Liniawati (35) asal Kabupaten Karawang. Perempuan yan sudah bersuami itu di dalam sebuah gua selama tujuh jam.
Gua yang bernama Naga Mas itu terletak di Dusun Mangunjaya Desa Singkup Kecamatan Pasawahan. Korban sendiri datang bersama rombongan dan korban terjebak di kedalaman 3 meter dengan diameter 40 cm karena lemas.
Korban yang memiliki postur tubuh gemuk itu tidak bisa naik atau memanjat pasca turun ke dalam gua. Meski sudah berusaha beberapa kali usaha korban tidak berhasil dan membuat korban lemas.
- Jadwal Pemadaman Listrik di Wilayah Kuningan Rabu 3 Juni 2026 Ada di Dua Kecamatan
- Nano Starter, Pesik Menang lagi, Hasilnya Kokoh di Puncak Klasemen Grup A Liga 4 Piala Presiden 2026
- Lebaran Usai, Harga Daging di Pasar Kepuh Kuningan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya
- Bupati Kuningan Selasa2 Juni 2026 Bakal Menghadiri Satu Acara, Wabup Kuningan Dua
- Bupati Kuningan Senin 1 Juni 2026 Menghadiri Dua Acara, Salah Satunya Undangan dan Membuka Turnamen Bola Voli Putra Gala Desa KT Bangkit Bersatu Cup
Dikhawatirkan terjadi apa-apa , keluarga korban bersama warga setempat dan aparat desa menhubungi pihak Damkar dan BPBD untuk meminta bantuan evakuasi.
Kejadian ini menggegerkan warg setempat. Untungnya dalam insiden itu korban selamat karena cepatnya evakuasi dari pihak BPBD Kuningan.
Insiden ini terjadi pada pukul 00.30 WIB dan laporan ke BPBD Kuningan masuk pukul 03.30 WIB. Menurut Kalak BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, insiden bermula pada Sabtu (21/6/2025) sekitar pukul 22.24 WIB sebanyak 6 orang dari Kabupaten Karawang berziarah ke Gua Naga Mas.
Rombongan itu terdiri dari Beti, Frimansah (38) suami Beti, Jejen (33) Hera (40), Yuli (32) dan Nurpadilahsari (31). Mereka satu perastu masuk ke dalam gua secara bergantian.
“Ketika tiba giliran Ibu Beti yang turun dengan kondisi pada gemuk tidak bisa naik kembali ke atas. Meski sudah dilakukan berulang kali tapi tidak bisa naik sehingga ia mengalami lemas,” ujar pria yang kerap dipanggil IB itu.
Mantan Camat Subang itu mengatakan, tim evakusi dari Damkar dan BPBD tiba dilokasi pukul 04.045 WIB. Evakuasi sendiri dilakukan bersama dengan warga, aparat desa dan berhasil.
Beti sendiri pasca dievakuasi terlihat sumringah karena ia harus terjebak selama 7 jam di dalam gua dengan kondisi dingin. Keluraga peziarah mengucapkan terima kasih atas bantuan Damkar, BPBD, warga dan aparat desa, sehingga rombongan selamat. red/foto bpbd kuningan)
