LIPUTAN KUNINGAN-Universitas Kuningan (Uniku) melalui Kantor Pusat Sistem Informasi (KPSI) secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan ACAD CSIRT dalam rangkaian kegiatan ACAD CSIRT Summit 2025 yang digelar di Universitas Kristen Maranatha, Bandung, pada 9-11 Juli 2025.
ACAD CSIRT Summit tahun ini mengusung tema “Building a National Cyber Resilience Ecosystem through Industry, Government, and Academia Collaborationâ€. Tema ini menjadi landasan penting dalam memperkuat sinergoi antara sektor industry, pemerintah, dan akademisi dalam menciptakan ekosistem ketahanan siber nasional yang tangguh dan berkelanjutan.
- Info Sembako di Pasar Kepuh Kuningan, Harga Daging Turun
- Bupati Kuningan Kamis 4 Juni 2026 Bakal Hadir di Tiga Tempat, Wabup Kuningan di Dua Acara
- Kamis 4 Juni 2026 Mobil Samsat Keliling Kuningan Ada di Sini
- SIM Keliling Kuningan Kamis 4 Juni 2026 Ada di Luragung, Ini Persyaratan dan Besaran Biayanya
- Mutiara Pagi Kamis 4 Juni 2026, Jika Aku Tidak Menemukanmu di Surga, Maka Aku Akan Mencarimu di Nereka
Kegiatan ACAD Summit 2025 diikuti oleh berbagai perwakilan dari kalangan akademisi, industry, hingga lembaga pemerintah. Rangkaian acaranya mencakup Cybersecurity Incident Response Training, Final Cyber Competition, National Conference, Technical Workshops, ACAD CSIRT Exhibition serta ACAD CSIRT and Campus Registry Initiation.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pemaparan materi dari tokoh-tokoh kunci di bidang keamanan siber, di antaranya Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi, dan Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kominfo, Dr. Yudhistira Nugraha, S.T., MCIT., Adv., D.Phil.
Dari sektor industri, hadir Cyber Security and Privacy Protection Officer Huawei APAC Region, Evence Su, yang membawakan materi bertajuk “Facing Cybersecurity Trend and Challenges in Digital Intelligent Era with International Best Practices.â€
Kegiatan ditutup dengan paparan dari Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., yang menegaskan pentingnya keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam ekosistem keamanan digital nasional.
Fitra Nugraha selaku Kepala Kantor Pusat Sistem Informasi sekaligus Ketua Uniku-CSIRT menyampaikan bahwa keikutsertaan Uniku dalam ACAD Summit 2025 merupakan bentuk komitmen institusi dalam memperkuat kesadaran dan kesiapsiagaan keamanan siber di lingkungan perguruan tinggi.
“Kami berharap melalui kerja sama ini, Uniku dapat berperan aktif dalam membangun kolaborasi strategis lintas sektor, serta berkontribusi dalam menciptakan ekosistem keamanan siber yang tangguh di Indonesia,†ujar Fitra.(rdk)
