LIPUTAN KUNINGAN- BPBD Kuningan merilis jumlah rumah yang terendam di Desa Cisaat Kecamatan Cibingbin. Total ada 50 rumah yang terendam yang berada di dua dusun yakni Dusun 1 dan Dusun 2.
Insiden terjadi pada Rabu (11/2/2026) malam pukul 18.00 WIB. Laporan masuk ke BPBD pada pukul 19.00 WIB.
“Di Desa Cisaat air meluap dari sungai Cikaro dengan ketigiann 80 Cm hingga 1 meter. Total rumah yang terendam sebanyak 50 rumah. Penyebabnya curah hujan yang tinggi,” ujar Kalak BPBD Kuningan Indra Bayu Permana.
Pasca ada laporan pihak BPBD Kuningan mengirimkan tim assement. Untuk masyarakat dan aparat desa sudah membersihkan material lumpur yang masuk ke rumah.
Aparat desa mengimbau kepada semua masyarakat agar waspada dan berhati-hati dalam menghadapi musim hujan serta segera melaporkan apabila kejadian.
“Langkah lanjutan akan dikoordinasikan dengan pihak desa dan pihak terkait lainnya,” ujar pria yang dipanggil IB itu.
Sebelumnya, tiap curah hujan tinggi sungai Cijurai selalu meluap dan menimbulkan banjir,. Terakhir menyebabkan banjir di di Dusun Pahing Desa Margamukti Kecamatan Cimahi pada 30 Desember 2025.
Terbaru yang terjadi pada Rabu (11/2/2026), dimana banjir menerjang empat dusun di Desa Andamui Kecamatan Ciwaru. Ketinggian air sendiri mulai dari 30 cm hingga 1 meter. Total ada 110 rumah terendam di Dusun Kliwon, Pahing, Puhun dan Wage.
Menurut Kalak BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, banjir terjadi pada Rabu pukul 18.00 WIB karena hujan deras air meluap ke permukiman. Pada insiden ini tidak ada korban jiwa, namun menyebabkan rumah sedang dan ringan.
“Di Dusun Kliwon ada 35 rumah terendam, 2 unit mengalami rusak ringan atas nama Wasma (55) yang di huni 1 KK 1 jiwa. Sedangkan rumah kedua milik Cermin (53) ditempati 1 KK tiga jiwa,” ujar mantan Subang itu, Rabu malam.
Sementara di Dusun Pahing ada 35 rumah dengan 1 rumah mengalami rusak sedang atas nama Dastim (60) yang dihuni 2 KK, 5 jiwa. Karena mengalami rusak penghuni harus mengungsi ke rumah saudaranya tapi tidak jauh dari TKP.
Selanjutnya jumlah yang terendam di Dusun Puhun 25 rumah dan Dusun Wage 15 ada rumah. Total yang mengalami kerusakan 1 rusak sedang dan 2 unit rusak ringan.
“Pembersihan material lumpur sudah dilakukan oleh aparat dan masyarakat. Kami mengimbau kepada semua masyarakat agar waspada dan berhati-hati dalam menghadapi musim hujan serta segera melaporkan apabila ada kejadian,” pungkasnya.(RED/foto BPBD)
