LIPUTAN KUNINGAN-Lokasi ke-14 Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemkab Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di Desa Citiusari Kecamatan Garawangi disambut antusias oleh warga setempat.
Para warga merasa bersyukur karena menghadapi lebaran ada GPM yang harganya lebih murah, dalan hitungan jam barang yang disedikan ludes. Ternyata yang datang juga ada dari tetangga desa yang lokasinya tidak berjauhan.
Perlu diketahui komoditas yang dijual memang sangat murah. Sebagai bukti harga beras medium dijual Rp12 ribu atau Rp60 ribu per 5 kilogram. Lalu, gula pasir Rp15 ribu padahal harga di pasar Rp17 ribu.
Begitu juga dengan minyak goreng Rp15.500 liter, lebih murah Rp1.000-1.500. Tentu lebih membantu warga.
Selanjutnya, telur ayam Rp29 ribu/Kg, daging sapi Rp120 ribu/Kg, daging ayam Rp36 ribu/Kg, bawang merah Rp38 ribu/kg. Lalu, bawang putih Rp32 ribu/kg, cabai merah Rp9.000 per 1/4 kilogram, cabai kriting Rp40 ribu/Kg dan cabai rawit hijau Rp40 ribu/kg.
Menurut Kadiskatan Wahyu Hidayah, sebelum melakukan GPM di satu titik pihaknya selalu melakukan survei harga. Seperti yang terjadi di Desa Sindang Kecamatan Lebakwangi.
Pada saat itu, BUMDes setempat menjula harga telur Rp28 ribu, dan pada saat ada GPM dijual ke konsumen Rp27 ribu ada selisih Rp1.000. Begitu juga ketika di Desa Citiusari harga ada dikisaran Rp29 ribu dan Rp30 ribu, maka pihak Diskatan membandrol Rp 28 ribu.
“Harga sudah dipastikan lebih murah karena memang tujuannya untuk membantu warga, Cituasari merupakan lokasi ke-14,” ujar mantan Kadiskominfo.
Menurut Kadiskatan Wahyu tujuan GMP untuk memperkuat pengendalian infalsi dan perlindungan daya beli masyarakat, pihaknya akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GMP) sepesial Ramadhan 2026.
Rencannya kata Wahyu, GMP akan digelar di 15 kecamatan secara bergilir dan akan dimulai pada Senin 22 Februari 2026. Rencananya program ini akan kelar pada tanggal 11 Maret 2026.
“GMP sebagian dari starategi stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadhan serta menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Diterangkan, ramadhan identik dengan peningkatan permintaan pangan, karena itu interventasi dilakukan secara terancana agar tidak mengganggu mekanisme pasar, namun tetap efektif menjaga stabilitas harga dan daya beli.
“GMP merupakan intervensi harga yang terukur, akuntabel dan berbasis data perkembangan harga pangan,” ujar Wahyu.
Mengenai komoditas strategis yang dijual adalah beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras. Lalu, daging sapi, tepung terigu, cabai, bawang serta sayuran segar.
Dikatakan, GMP tidak dilakukan dengan pembagian gratis, melain mekanisme subsiddi harga terbatas agar tetap menjaga keseimbangan distribusi serta keberlanjutan usaha pelaku pangan.
Dalam pelaksanaanya, Diskatan juga mengusung semangat Dirahmati (Diskon Ramadhan Hemat Tahan Inflasi) sebagai pesan publik bahwa stabilisasi harga dilakukan secara sistematis bertanggung jawab.
Terpisah, Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar menegaskan, bahwa stabilitasi harga pangan bukan sekadar urusan distribusi komoditas, tetapi menyangkut stabilitas sosial, daya beli masyarakat dan ketenangan publik dalam menjalankan ibadah ramadhan.
Mengenai GMP merupakan hasil sinergi antara Badan Pangan Nasional, Pemprov Jabar. Lalu, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jabar serta Perum Bolug.
Jadwal dan Lokasi Gerakan Pangan Murah 2026
1.Senin 23 Februari 2026 Desa Seda Kecamatan Mandirancan
2.Selasa 24 Februari 2026 Desa Haurkuningan Kecamatan Nusherang
3.Rabu 25 Februari 2026 Desa Kasturi Kecamatan Kuningan
4.Kamis 26 Februari 2026 Desa Babakanreuma Kecamatan Sindangagung
5.Jumat 27 Februari 2026 Desa Panawauaman Kecamatan Cigandamekar.
6.Sabtu 28 Februari 2026 Desa Singkup Kecamatan Japara
7. Senin, 02 Maret 2026 – Desa Ragawacana, Kecamatan Kramatmulya
8. Selasa, 03 Maret 2026 – Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang
9. Rabu, 04 Maret 2026 – Desa Susukan, Kecamatan Cipicung
10. Kamis, 05 Maret 2026 – Desa Cipancur, Kecamatan Kalimanggis
11. Jum’at, 06 Maret 2026 – Desa Sindang, Kecamatan Lebakwangi
12. Sabtu, 07 Maret 2026 – Desa Parakan, Kecamatan Maleber
13. Senin, 09 Maret 2026 – Desa Cileuya, Kecamatan Cimahi
14. Selasa, 10 Maret 2026 – Desa Citiusari, Kecamatan Garawangi
15. Rabu, 11 Maret 2026 – Desa Sembawa, Kecamatan Jalaksana
Pelaksanaan dimulai pukul 09.00–11.00 WIB di desa masing-masing kecamatan:
