Football Info Insiden Olahraga Sepakbola Sport Terbaru

Bobotoh Persib Dikeroyok, Warga Kuningan Murka, Tidak Ingin Wilayahnya Dikotori

LIPUTAN KUNINGAN- Pasca viralnya video aksi pengeroyokan warga Desa Caracas Kecamatan Cilimus berinisial FN (15) Minggu (10/5/2026) sore oleh para suporter sepakbola usai nobar Persija Jakarta  Vs Persib Bandung dikecam oleh warga Kuningan.

Mereka ramai-ramai bersuara di media sosial, aksi tersebut membuat suasana Kuningan yang selama ini kondusif menjadi tidak aman. Warga menilai aksi oknum supoter itu sudah mengotori wilayah Kuningan.

“Saya tidak sudi wilayah Kuningan adem ayem ini dikotori oleh oknum suporter bola yang kampung seperti ini. Apalagi korban di bawah umur dan korban tidak tahu menahu, karena disuruh oleh orang tuanya membeli bensin ke SPBU Caracas dan sayuran,” ujar Andri yang geram dengan ulah suporter kampungan itu, Minggu (11/5/2026).

Ayah dua anak itu mengaku, agar tidak ada aksi serupa dikemudian hari, tentunya para pelaku harus ditangkap. Sebab, insiden ini bukan hanya membuat pendukung Persib di Kuningan resah, tapi juga warga.   

“Warga tidak ada korban dari aksi dukung mendukung. Ingat tidak ada piala yang sebanding dengan harga nyawa,” tandasnya.

Dari pantauan, di akun IG kuningan oke yang berkolaborasi dengan ageng sutrisno  kecamatan terus mengalir.  Mereka meminta kasus ini cepat kelar dan para pelaku cepat diproses.

Sekadar informasi, insiden pengeroyokan terjadi pada Minggu usai laga Persija Vs Persib. Korban yang menggunakan jersey Persib disuruh oleh orang tua membeli bensin ke SPBU Caracas dan juga sayuran.

Korban yang berusia 15 tahun  itu berangkat menggunakan motor. Namun, sialnya dalam waktu bersamaan muncul rombongan suporter yang melintas mengunakan motor usai nobar.

Tiba-tiba para suporter itu melakukan serangan cara menendang dan memukul dengan helm serta  juga merusak motor korban. Untung adanya warga setempat yang berhasil menyelamatkan korban.

Aksi pengeroyokan ini membuat situasi di dekat pertigaan Caracas mencekam. Warga dan pengendara dan pihak keamanan segera melerai dan aksi pun bisa dikendilakan.     

Korban sendiri langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Pasca viral video tersebut warga sendiri banyak mengecam karena aksi pengeroyokan sudah  mengganggu ketenangan warga Kuningan.(Rdk)

Related posts

Muatiara Pagi Jumat 13 Juni 2025, Hukuman yang Paling Menyesatkan adalah ketika maksiat terasa biasa dan tak lagi menimbulkan rasa bersalah

Redaksi

Selasa 27 Mei 2025 Mobil Samsat Keliling Ada Fajar Mandirancan, Pasar Krucuk dan Ciniru, Ini Persyaratan yang Harus Dibawa

Redaksi

Tuti : Secara Pribadi Saya Ucapkan Selamat Untuk Pak Dian

Redaksi

Leave a Comment