LIPUTAN KUNINGAN- Laga BRI Super League pekan ke-33 PSM Makasar Vs Persib Bandung di Stadion BJ Habibie Kota Parepare Sulawesi Selatan, Minggu (18/5/2026) malam menghadirkan drama.
Betapa tidak kemenangan Maung Bandung 1-2 tercipta menit ke-90+7 atau didetik terakhir laga oleh Julio Cesar melalui tandukan ke pojok kanan atas gawang PSM. Gol berawal dari sepak pojok Tom Haye.
Pemain yang dijuluki the profesor mengirim bola lambung ke Julio Cesar. Para pemain PSM tidak mengira hal ini sehingga pemain asal Brazil itu bisa memenangkan duel dan menanduk dengan mulus ke gawang Hilmansyah.
Gol ini bukan hanya memenangkan laga, tapi juga membuat kans Persib juara dan menciptakan hattrick BRI Super League tinggal satu persen laga. Semua pemain dan ofisial dan juga bobotoh yang ada di stadion ikut merayakan gol.
Pemain tuan rumah sendiri tidak menyangka sama sekali mereka bakal kecolongan, terlebih dalam laga itu, Yuran Cs memberikan perlawanan yang sangat spartan sehingga para bobotoh dibuat ketar-ketir.
Sejarah yang tidak berpihak kepada Persib membuat laga semakin seru. Namun, mental juara dari tim pangeran biru bisa membungkam semua keraguan dengan sebuah kemenangan dramatis.
Peluang Persib tiga kali juara beruntun dibantu oleh Persijap. Hal ini tidak terlepas dari hasil seri Persijap Jepara melawan Borneo yang berakhir 0-0. Dengan selisih dua poin dan laga terakhir di gelar di kandang Mau Bandung, maka peluang juara sangat besar.
Jalan Pertandingan
Pada laga ini Bojan menurunkan starting eleven yakni Teja Pakulam. Lalu, Ada Patricio Matricardi,, Julio Cesar, Putros Kakang Rudianto. Sedangkan gelandang bertahan ditempati oleh Adam Alis dan Eliano Reijnders.
Tom Haye Sendiri menopang Ramon de Andrede Souza yang menjadi striker tunggal. Untuk dua sayap dipercayakan kepada Berghuionho dan Barros. Formasi ini pada awal babak pertama mampu mengusai laga.
Sementara pemain cadangan berjumlah sembilan pemain yang terdiri dari yaknki Fitrah Maulana, Mark Klok, Ahmad Juprianto, Saddil Ramdani. Lalu, ada, Andre Jung, Dedi Kusnandar, Dewangga, Dion Markx , R Darwis,,Beckham.
Gol yang dinanti bobotoh tiba dibabak ke-32, bermula dari kerjasama Eliono dan Berghuinho. Eks pemain Borneo itu memberikan umpan kepada Tom Haye yang berada di luar kotak penalti.
Dengan sekali gerakan Haye mampu membobol gawang lawan melalui tendangan kaki kiri keras. Kiper Hilman Syah tidak berkutik sama sekali sehingga skor pun menjadi 0-1.
Memasuki babak kedua, Persib memasukan Mark Klok menggantikan posisi Kakang. Kompisis ini membuat pertahanan Persib lebih kuat karena Furos ke kanan, dan posisi gelandang bertahan oleh Klok.
Meski Persib lebih kuat di tengah, denga masuknya L Cumic membuat lini serang PSM lebih kuat. Gol dari Yuran melalui tandukan setelah memanfaatkan tendangan bebas menjadi bukti.
Dengan skor 1-1, duel semakin seru dan Persib terus membongkar pertahanan lawan demi meraih tiga poin. Pada situasi seperti ini jantung bobotoh dibuang berdebar dan nyaris copot.
Untungnya Persib punya mental juara sehingga gol Julio Cesar mengunci kemenangan dan juga satu langkah menuju hattrick. Semua merayakan dengan penuh emosi karena kalau gagal menang dan Borneo yang menang harapan juara kecil.
Pada laga ini Persib tidak bisa didampingi oleh Bojak Hodak , selain terkena akumulasi, ia juga harus pulang ke Kroasia karena ibu tercinta meninggal dunia. Untuk juara Persib hanya butuh laga seri melawan Persijap pada Sabtu 23 Mei 2026.
Meski Borneo menang 100 gol pun atas Malut United dan nilai sama, Persib tetap juara. Hal ini karena Persib unggul head to head atas wakil dari pulau Kalimantan itu.
Saat ini nilai Persib adalah 78 dan Borneo 76. Perbedaan dua poin dan Maung Bandung akan bermain di kandang sendiri tentu sulit dikejar, terlebih Persib ingin menutup liga dengan kemenangan sekaligus juara.
Kemenangan ini juga menghapus kutukan Persib tidak pernah menang di kandang PSM Makasar. Rekor yang selama ini sulit akhirnya terpecahkan.(RED)
