LIPUTAN KUNINGAN- Insiden bangunan ambruk yang terjadi di Dusun Ciharendong RT 007/003 Kelurahan Cigintung dan pada Senin pukul 14.00 WIB yang menyebabkan dua pekerja tertimpa dan salah satu meninggal dunia, bermula dari dibongkarnya papa coran.
Hal ini disampaikan olejh Didi (57) yang merupakan saksi di TKP. Pada saat itu ia bersama dua rekannya yan bernama Dadan dan Didi. Begitu papan coran dibuka langsung terjadi bangunan ambruk.
Rumah yang tengah dibangun adalah milik Agung tinggal di Lingkungan Cipicung Kelurahan/Kecamatan Kuningan. Mereka tidak menyangka akan seperti itu.
“Kejadiannya begitu cepat, begitu dibuka papan coran langsung ambruk dan Dadan langsung tertimpa material,” ujarnya.
Pasca kejadian kata Didi,ia berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk menyelamatkan rekannya. Namun, nahas nyawa korban tidak terselamatkan.
Sementara itu, Kepala UPT Damkar Kuningan Andri Arga Kusuma menyebutkan, proses evakuasi yang memakan waktu 20 menit dilakakuan oleh petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polres Kuningan. Lalu prajurit Kodim, BPBD, Satpol PP, personil RSUD 45 dan warga setempat.
- Rumah Belajar Al Hazima, Bimbel Lokal di Kuningan yang Kini Punya 6 Cabang, Tawarkan Les Privat Mengaji dan Gratis Bahasa Inggris
- Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter, Warga Kuningan Keluhkan Pengeluaran Membengkak
- Ini Lima Spirit Tahun Baru Hijriyah Muhasabah untuk Berubah
- Fenomena Viral Food dan Perubahan Perilaku Konsumen di Era Media Sosial
- Apakah Kemudahan Transaksi Membentuk Perilaku Konsumtif?
“Kami menurunkan 5 anggota dan alhamdulillah proses berlangsung cepat, terlebih secara gabujngan,” ujar Andri.
Mengenai identitas korban merupakan warga Lembursukun Kelurahan Purwawinangun. Sedangkan estimasi kerugian akibat bangunan ambruk itu adalah Rp67,2 juta.
